Islamic Widget

Jumat, 22 Juli 2011

☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫KETIKA AKHWAT JATUH CINTA☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Akhwat Jatuh Cinta??

Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa...


Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...

Namun sebaliknya...

Ketika Akhwat Jatuh Cinta...

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…

Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

==> LA Tahzan <==


Tenangkan hatimu dengan senyum karena pada hakikatnya senyum itu mengisyaratkan pada kegembiraan, kesenangan, ketulusan, dan persahabatan. Senyum merupakan anugerah Allah Swt, untuk kepuasan hamba-Nya. Dengan senyum, kecurigaan bisa sirna dan prasangka buruk bisa lenyap.

Demikianlah, nilai positif dan kekuatan senyum yang dapat menentramkan hati dan dapat menumbuhkan semangat hidup, bahwa kesedihan dan hal-hal negatif dapat disapu dengan semilir angin senyum. Senyum adalah spirit yang terpendam.

Tersenyumlah, karena di balik senyummu ada ketenangan hati, karena di balik senyummu ada kebahagiaan, karena di balik senyummu ada semangat, karena di balik senyummu ada pahala, karena dengan senyum segalanya menjadi indah, karena dengan senyum semuanya terasa ringan, dan karena berkat senyum tak ada satupun yang menjadi ganjalan. Derita hidup manjadi kenikmatan tersendiri, dan keresahan yang menghimpit dada seketika memudar.

Adakah engkau masih meragukan kekuatan senyum??

Kini saatnya engkau berbicara, berpikir, dan berbuat degan bahasa senyum. Kini saatnya engkau menenangkan hati. Kini saatnya engkau merubah sejarah hidupmu kearah lebih baik dengan memetik hikmah-hikmah yang tersembunyi di setiap kejadian. Cambuk jiwamu dengan bahasa senyum. Karena senyum adalah salah satu piranti untuk mendapatkan ketenangan hati dan kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Tersenyumlah karena engkau masih memiliki doa, engkau boleh bersimpuh di hadapan-Nya.

Tersenyumlah, dan jangan pernah menyerah kepada ketakutan dan kesedihan dengan tidak melakikan aktivitas.

Shalatlah ......
Bertasbihlah ......
Membacalah ......
Menulislah ........
Bekerjalah .........
Bersilahturahmilah ......
Merenunglah ......

Tersenyumlah, karena engkau masih memiliki dua mata, dua telinga, dua bibir, dua tangan dan kaki, lidah dan hati. Engkau masih memiliki kedamaian, keamanan, dan kesehatan. Renungkanlah firman-Nya : " Maka nikmat kamu manakah yang kamu dustakan?? " (QS. Ar-Rahman : 13)

Tersenyumlah karena engkau masih memiliki agama yag engkau yakini, rumah yang engkau diami, nasi yang engaku makan, pakaian yang engkau pakai, mengapa harus takut dan bersedih??

Tersenyumlah, tenagkan hatimu, karena kesedihan dan keresahan hanya akan menyebabkan syaraf cepat letih, jiwa mudah tergoncang, hati menjadi lemah, dan pikiran tak terarah.

Tersenyumlah, berbahagialah ..... !!! Jangan pernah berhenti berusaha, tetaplah mengharap rahmat-Nya, dan doa-doa yang engkau panjatkan adalah senjata ampuh melawan kesedihan dan ketidakberdayaan. Semoga Allah meluruskan harapan-harapan yang mengisi setiap hamba-hamba yang beriman. Amin

Semoga hari-hari kita dihiasi dengan senyum yang tulus, dan hati kita diselimuti embun kedamaian dan ketenangan surgawi. Hanya kepada Allah kita memohon dan kepada-Nya jualah kita kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar