Islamic Widget

Kamis, 31 Maret 2016

Ku panggil kamu abee

sosok tak ku kenal dulu
awal bertemu kau begitu pemalu
sapaan dan senyuman
kadang bercanda sambil berjalan
hari-hari kita jalan bersama
melewati berbagai cerita
sekedar berteduh di taman bunga
 atu merindu hujan disaat senja
kau datang dengan gembira
 menembus dingin menghujam beku
sekedar ngobrol berbagi cerita
 kau begitu baik
mengikat dan memikat hati
perhatian dan juga sederhana
sosok bertanggung jawab kulihat disana
penyayang penuh karisma
walau banyak orang bernyanyi tentang nada sumbang
ku yakin atas dirimu 
abee ..ku panggil dirimu tanpa jeda
kau panggil honey dengan penuh sayang
dan kini kita telah bersama
honbee...
ya
honbee...honey dan abee
panggilan sayang kita...
semoga kita terus bersama selamanya
mengarungi samudra hidup
dan di bawah lindungan Nya
kita bangun dikit demi sedikit pondasi keluarga kita
....abee

jangan risaukan jodoh mu

sinopsis cerpen..

Menceritakan seorang muslimah yang padat dengan aktifitas ke masyarakatan hingga dia mendapatkan teguran dari ibunya untuk segera mencari pendamping mengingat usianya sudah mau memasuki kepala 30 dan dia mulai terpacu untuk segara memenuhi keinginan ibunya dengan meminta bantuan teman sehalaqohnya dan share tentang masalah-masalah yang selama ini membelit hidupnya.

Dia yakin bahwa tulang rusuk takan mungkin tertukar dan janji allah dalam surat An-Nur : 26 bahwa laki-laki yang baik untuk wanita yang baik.

Temannya meminta santi untuk memberikan biodata dirinya untuk dan beberapa minggu kemudian santi di beritahukan bahwa ada ikhwan yang hendak datang kerumahnya untuk bersilaturahmi,mereka pun bertemu dan sepakat bulan depan menggelar akad dan walimahtu ursy dan santi bersyukur suaminya begitu baik,pengertian dan imam yang baik,beberapa bulan kemudian santi hamil dan melahirkan seorang putrid canti amanah dari Nya yang harus di jaga dan di didik menjadi mujahidah kecil.

Ya rabb ..
Kau begitu baik pada ku
Disaat aku bimbang dengan jodohku
Kau pertemukan aku dengannya hingga dia menjadi suamiku kini
Disaat aku rindu dengan aktifitas dakwah dan mengajar santri dahulu
Kau amanahi aku denga perikecil yang cantik untuk menemani
Mengisi hari-hari dengan keceriaan dan lebih baik
Terimakasih Ya rabb..
Janji Mu pasti..janji Mu indah
Ketetapan Mu pada hamba Mu
Kuat kan aku menjadi istri dan ibu yang baik
Untuk menyusuri jalan fana menuju syurga Mu yang indah

Kisah ini untuk diikutsertakan dalam Lomba Kisah Menggugah Pro-U Media 2010 di http://proumedia.blogspot.com/2010/10/lomba-kisah-pendek-menggugah-pro-u.html


cerita kita sayang

Awal pertemuan kita tidak di prediksi
tapi aku yakin itu adalah ketetapannya
keberanian mu mengucapkan ketegasan
untuk menikahi ku itu suatu kesatriaan
mengalhkan para pembuat rayuan
menghancurkan khayalan
kamu membuat aku yakin
dan terus meyakini kamu yang terbaik
hingga waktu ijab terucap
kau menjadi imam
seorang pendamping
melengkapi jari-jari kosongku
bagaikan riak air
bersorai menyejukan
kau selalu menenangkan ku dengan kata bijak mu
walau sering kali bertengkar
kita kan bercanda tertawa bagi tidak terjadi apa-apa
riak kecil mempererat kita
kau membelai kepala dan mengecup kening
sambil berdoa
setiap habis sholat berjamaah
di kala sebagian hamba mendamba hal itu
tidak sedikit bagaikan doa dan harapan
tapi kau lakukan itu
doa kecil dan kasih sayang mu membuat ku damai
kau selalu menemani hariku dengan setia sekarang



Sabtu, 10 Maret 2012

MuhaSabah diRi

Duhai ukhti, dengarkanlah..

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang tegar..
Tapi kenapa masih sering mengeluh..
Merasa tidak enak, mengeluh
Merasa tidak puas, mengeluh
Bukankah engkaupun tahu, Allah mengujimu supaya engkau bisa lebih baik
Karena darinya engkau bisa belajar
Dan darinya engkau bisa mengambil hikmah
Maka, bersyukur itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang cuek..
Tapi kenapa engkau selalu sibuk..
Sibuk mengingat kekurangan orang lain
Sibuk menceritakan keburukan orang lain
Bukankah engkaupun tahu, setiap diri pasti punya kelebihan dan kekurangan
Begitu juga denganmu
Belum tentu di mata-Nya engkau lebih baik dari mereka
Maka, positive thinking itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang kaya..
Tapi kenapa engkau masih tak peduli
Ada yang butuh pertolongan engkau cueki
Ada yang butuh solusi engkau diamkan
Bukankah engkaupun tahu, harta yang engkau miliki hanyalah titipan
Ketika kau berbagi kau akan tambah kaya
Ketika kau peduli kau akan lebih bahagia
Maka, menjaga keikhlasan itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang cantik..
Tapi kenapa masih tak bisa menjaga..
Auratmu masih saja kau perlihatkan
Akhlak dan kehormatanmu pun tidak pernah engkau jaga
Bukankah kaupun tahu, Cantik itu bersumber dari hati
Ketika kau bisa menjaga dirimu
Ketika kau bisa menjaga akhlakmu
Maka, menghijabi diri itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat pemaaf..
Tapi kenapa masih tidak bisa menahan diri
Ada yang salah bawaannya marah-marah
Ada yang tak sesuai selalu saja emosi
Bukankah kaupun tahu, memaafkan itu perbuatan terpuji
Ketika ada yang salah engkau maafkan
Ketika ada yang tak sesuai engkau maklumi
Maka, bersabar itu jauh lebih baik

Ukhti..,dalam hidup mungkin ada banyak hal yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Tapi percayalah ada banyak hikmah yang bisa kita ambil, ada banyak ilmu yang bisa kita pelajari darinya. Sesungguhnya masalah mengajari kita banyak hal, supaya kita lebih tegar, supaya kita lebih sabar, supaya kita lebih pemaaf dan supaya kita menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Insyaallah.

biar Allah saja yang Jawab

Tahukah kau Akhi?
...
... Kalau ada sesuatu yang ada pada dirimu, yang membuat otakku memerintahkan mata ini untuk menunduk ketika berada di hadapanmu. Entah apa itu hanya saja kau memiliki apa yang kebanyakan lelaki tak punya. Hingga mata ini merasa tak pantas hanya untuk memandangmu sekilas apalagi menatapmu lekat-lekat.

Tahukah kau Akhi?

Ada yang berbeda darimu. Yang tak mereka miliki, hingga kau terlihat begitu sempurna dimataku tak sulit bila kau hanya ingin membuatku mengagumimu. Hanya saja.. lagi-lagi aku merasa tak pantas untuk itu. karena kau memang terlalu indah untuk dikagumi oleh seseorang sepertiku.

Ya,Tak tahukah kau Akhi?

Sungguh, apa-apa yang ada padamu akan begitu mudah menggoda hatiku. Maka ketahuilah, bahwa aku juga adalah saudarimu. Yang harus kau jaga hatinya.Bijaklah terhadapku tak perlu kau ucapkan, kau tampakkan apa-apa yang akan merapuhkan imanku. Keshalihanmu itu..Sungguh indah di mataku. Tapi ketika kau buang jauh iman di hatimu kau tak kan lagi terlihat indah bagiku

Akhi.. Ada kalanya, kau begitu mengusik hati ketika bayanganmu berkelebat di benakku. Tapi, aku tak kan selalu menyalahkanmu mungkin hatiku inilah yang terlalu rapuh. Hanya saja satu pintaku Akhi. Izinkan saudarimu ini menjaga hati. Dari mengagumi seorang lelaki yang belum pantas untuk mengisi sudut hati ini.

Akhi tolong bantu aku. Agar tak berkurang cintaku padaNya karena terlalu lama bayangmu hadir dalam tiap pikirku.Terimakasih Akhi. Karena sekarang aku yakin. Aku akan lebih bisa menjaga hati. Kuazzamkan kini Biarlah Allah saja yang akan menemukan pemilik hati ini ^___^

Jumat, 22 Juli 2011

Jagalah cinta Q


Ya Allah

♥♥♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥ 
Tetapkanlah Hatiku mencintaiMU..menyayangiMU...

Janganlah kau pasungkan hati ini walau sesaat..

Aku tidak mampu untuk mengayuh perahu lusuh hatiku ini..

Tanpa kodrat dan bantuanMU...

Ya ALLAH

Peliharalah dia yang mencintaimu..

Peliharalah dia yang mencintai mereka yang mencintaiMU..

Sampaikanlah kasih mereka kepadaku..

Biar aku dapat rasakan bagaimana rasanya bercinta dengan MU sepenuh hati...

Sesungguhnya aku adalah hamba yang lemah.

yang Engkau sudah ketahui sejak awal penciptaanku..

Maka........

Peliharalah aku dari cinta dunia ya ALLAH.

Agar hanya dapat ku semai cinta MU yang kian menyubur.....

Kisah Pria dan Wanita






Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta
telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus
menciptakan wanita.

Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk
menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia
mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang
rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,
sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.

Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu
dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan
bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari
burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita
dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya
tidak merana dan kesepian seorang diri.
Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,
ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.
Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang
untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup
dengannya’.

‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu
kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku
memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.

Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu
memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak
enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,
kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan
menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja
kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk
disentuh. Aku suka akan senyumannya.

Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.
Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali
kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan
berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak
lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak
tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.

Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.
Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.
Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa
yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga
tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti
hidup ini?’.

‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima
perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi
kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.
Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:

1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.

2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.

3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.

4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.

5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.

6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

copaz Inspirasi. dani Ramdani